LAPORAN PERCOBAAN VIII PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II : "ISOLASI SENYAWA BAHAN ALAM ( STEROID DAN TERPENOID )"
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II
"ISOLASI SENYAWA BAHAN ALAM ( STEROID DAN TERPENOID )"
NAMA : DENORA SITUMORANGNIM : A1C118056KELAS : REGULER B
|
NO. |
PERLAKUAN |
TUJUAN |
HASIL |
|
1. |
Pegagang
segar sebanyak 50gr yang sudah dirajang dimaserasi dengan 250ml metanol 3 x
24 jam |
Untuk mendapatkan
ekstrak pegagang |
Terbentuk
cairan berwarna hijau |
|
2. |
Hasil
maserasi disaring |
Untuk memisah
antara ekstrak pegagang dengan ampas |
Ekstrak cair
berwarna hijau pekat |
|
3. |
Ekstrak cair
di rotary evaporator |
Untuk
menguapkan pelarut metanol sehingga terbentuk ekstrak kental |
Terbentuk
ekstrak kental berwarna hijau pekat |
|
4. |
Diambil 5ml
ektrak kental untuk dilakukan pengujian KLT dengan menggunakan fase gerak
n-heksana |
Pengujian
pada ekstrak pegagan |
Terdapat noda
sebanyak 4 noda |
|
5. |
Setelah
dilakukan pengujian KLT masih didapatkan beberapa noda, Dilakukan
rekristalisasi kembali dan dilakukan pengujian KLT |
Untuk
mendapatkan ekstrak yang lebih murni |
Terdapat 1
noda pada pengujian KLT |
Terpenoid merupakan senyawa kimia yang
terdiri dari beberapa
unit isopren. Kebanyakan terpenoid
mempunyaistruktur siklik dan mempunyai satu
gugus fungsi atau
lebih. Terpenoid umumnya larut
dalam lemak dan
terdapat dalam sitoplasma sel
tumbuhan. Senyawa terpenoid
terdiri atas beberapa
kelompok. Senyawa terpenoid ini
adalah salah satu senyawa
kimia bahan alam
yang banyak digunakan sebagai
obat. Terpenoid adalah senyawa
yang hanya mengandung
karbon dan hidrogen, atau karbon,
hidrogen dan oksigen
yang bersifat aromatis, sebagian
terpenoid mengandung atom karbon yang jumlahnya merupakan kelipatan
lima. Penyelidikan kimia selanjutnya menunjukan pula bahwa sebagian
terpenoid mempunyai kerangka karbon yang di bangun oleh dua atom
atau lebih unit C5
yang disebut isopren,
unit unit isopren biasanya
saling berkaitan dengan teratur,
dimana “kepala” dari unit satu berkaitan dengan
“ekor” unit yang lain,
kepala adalah merupakan
ujung terdekat kecabang metil
dan ekor merupakan ujung
yang lain.
Triterpenoid adalah
senyawa yang kerangka karbonnya
berasal darienam satuan isopren
dan secara biosintesis diturunkan dari
hidrokarbon C30 asiklik yang
disebut skualen.
Triterpenoid berupa senyawa tak
berwarna, bernetuk kristal, biasanya bertitik
leleh tinggi. Senyawa triterpenoid dapat dikelompokan menjadi triterpenoid trisiklik, Tetrasiklik dan pentasiklik. Triterpenoid
tetrasiklik menarik perhatian karena berkaitan dengan biosintesa
steroid, contohnya adalah lanosterol.
Triterpenoid pentasiklikmerupakan
triterpenoid yang paling penting dan tersebar luas, contohnya α-amirin dan β-amirin senyawa triterpenoid umumnya ditemukan pada
tumbuhan berbiji dan hewan.
Dimana pada percobaan kali ini dapat dilihat isolasi senyawa terpenoid ini lebih dibahas, yaitu diisolasi dari Pegagang segar sebanyak 50gr yang sudah dirajang dimaserasi dengan 250ml metanol 3 x 24 jam. hal ini dilakukan agar estrak yang diinginkan terbentuk. setalah dimaserasi selama 24 jam terbentuk larutan hijau. kemudian estrak yang sudah disaring dan dipisahkan dari ampas nya dilakukan evaporator untuk mengendapkan pelarut yang digunakan sehingga estrak senyawa yang diinginkan terbentuk sengan baik tanpa campuran dari pelarut metanol yang tadi digunakan. kemudian dilakukan uji KLT untuk melihat kandungan apa saja yag terdapat didalam ekstrak yang didapatkan. ternyata setelah dilakukan uji KLT masih terdapat 4 noda yang dimana itu membuktikan bahwa masih adakandungan senyawa lain yang tidak diingnkan sehingga dari hasil tersebut kita harus melakukan rekrisralisasi kembali agar mendapatkan senyawa isolasi terbenoid yang diinginkan.
X. PERTANYAAN
apa kegunaan dilakukan evaporator dalam proses isolasi senyawa bahan alam tersebut?
kenapa perlu dilakukan uji KLT dalam isolasi tersebut?
pelarut apa yang digunakan dalam proses ekstraksi ? kenapa pelarut tersebut yang digunakan ?
Teknik-teknik isolasi bahan alam khususnya terpenoid dapat dilakukan dengan cara ekstraksi,kemudian dapat pula dengan uji kromatografi dan refluks.
Sifat-sifat kimia steroid dengan reagennya , yaitu jika direkasikan dengan pereaksi birch Lieberman akan membentuk larutan hijau.

saya erma johar akan menjawab no 2. KLT untuk melihat kandungan apa saja yag terdapat didalam ekstrak yang didapatkan
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteBaiklah saya akan mencoba menjawab permasalahan no,3
ReplyDeleteAdapun pelarut yang digunakan dalam proses ekstraksi yakni pelarut metanol sehingga terbentuk ekstrak kental.Digunakan metanol karena metanol disini berfungsi sebagai reagen yang akan membantu proses isolasi dari pegagang segar sehingga dapat mengisolasi steroid dan terpenoid. Terimakasih :)
Baiklah saya akan mencoba menjawab permaslahan no 1
ReplyDeleteKegunaan dilakukan evaporator dalam proses isolasi senyawa bahan alam ialah untuk memisahkan pelarutnya dari sampel.