JURNAL PERCOBAAN I PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II : "PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM PIKRAT"

 JURNAL PRAKTIKUM  KIMIA ORGANIK II

"PEMBUATAN SEYAWA ORGANIK ASAM PIKRAT "




NAMA        : DENORA SITUMORANG
NIM            : A1C118056
KELAS       : REGULER B


DOSEN PENGAMPU :
Dr. Drs Syamsurizal, M.Si





PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA 
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM 
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN 
UNIVERSITAS JAMBI
2020


I. Judul                        : Pembuatan Senyawa Organik Asam Pikrat

II. Hari, tanggal           : Rabu, 7 Oktober 2020

III. Tujuan                   :

Adapun tujuan dalam praktikum ini yaitu

1. Dapat mengetahui dan memahami salah satu reaksi substitusi elektrofilik pada senyawa aromatik.

2. Dapat mengetahui dan memahami sifat kearomatikan dari senyawa aromatik yang tersubstitusi.

IV. Landasan Teori

Senyawa hidrokarbon yang memiliki sifat-sifat yang mirip dengan sifat-sifat kimia dari benzena yang disebut dengan senyawa aromatik. Apabila senyawa hidrokarbon aromatik mengalami reaksi maka reaksi yang akan dijalaninya cenderung merupakan raksi substitusi elektrofilik. Benzena merupakan senyawa aromatik yang memiliki rumus molekul C6H6. Dapat mengalami reaksi substitusi, anatara lain reaksi nitrasi menghasilkan nitrobenzene, reaksi sulfonasi dan halogenasi yang masing-masing menghasilkan asam benzensulfonat dan seperti bromobenzena. Suatu gugus yang mengakibatkan suatu cincin benzene menjadi lebih aktif disebut gugus pengaktifasi sedangkan gugus yang mengakibatkan cincin benzene menjadi kurang aktif disebut gugus pendeaktifasi. Fenol merupakan salah satu senyawa aromatic turunan benzene yang memiliki rumus umum Ar-OH, dimana Ar- adalah fenil dan gugus OH merupakan gugus substituent yang dapat mempengaruhi posisi penyerangan suatu elektrofil terhadap cincin benzene. Fenol dapat mengalami beberapa reaksi anatara lain: reaksi nitrasi, sulfonasi, halogenasi dan reaksi esterifikasi. Asam pikrat (2,4,6 – trinifenol) adalah suatu turunan dar fenol. Reaksi pembentukan asam pikrat dari fenol tidak dapat diperoleh secara langsung dari asam nitrat dengan fenol, karena fenol terlalu sensitive terhadap reaksi oksidasi. Untuk memperoleh hasil yang baik, maka dalam prosedurnya fenol harus terlebih dahulu di sulfonasi untuk pembentukan asam 2,4- disulfonat dan kemudian ditambahkan asam nitrat untuk reaksi campurannya. Gugus asam sulfonat dapat melindungi fenol ari oksidasi dari asam nitrat dan baru kemudian gugus-gugus asam tersebut akan pelan-pelan digantikan oleh gugus nitro. Hasil kemungkinan yang diperoleh melalui pratikum dilaboratorium sekitar 65-70% (Tim Penuntum Kimia Organik, 2020 :1-2).

Asam pikrat merupakan derivative dari fenol pada reaksi nitrasi yang terjadi. Reaksi nitrasi merupakan agregasi satu atau lebih gugus nitro (-NO2) yang berikatan dengan karbon yang berperan sebagai senyawa nitroaromatik atau nitroparafin. Bisa juga bereaksi pada oksigen sebagai senyawa nitrat ester ataupun pada nitrogen sebagai senyawa nitramina(Fessenden, 1992).

Fenol atau asam karbolat atau benzonal adalah Kristal tak bewarna yang memiliki bau khas.  Dibandingkan dengan alcohol alifatik lainnya, fenol bersifat lebih asam. Hal ini dibuktikan dengan mereaksikan dengan fenol dengan NaOH, dimana fenol dapat melepaskan H. Pada keadaan yang sama, alcohol alifatik lainnya tidak dapat bereaksi seperti itu. pelepasan ini diakibatkan pelengkapan orbital antara satu-satunya pasangan oksigen dan system aromatic, yang mendelokalisasi beban negative melalui cincin tersebut dan menstabilkan anionnya (lukman,2013).

 

V. Alat dan Bahan

a.       Alat

                                                        1            Labu dasar datar 1L 

                                                        2            Corong Buncher

                                                        3            Corong Q 7 cm

                                                        4            Balok Kayu 10 x 10 x 3 cm2

                                                        5            Gelas Piala 200 ml 

                                                        6            Penangas Air 

b.      Bahan

                                                        1            8 gr Fenol

                                                        2            10 ml Asam Sulfat Pekat 

                                                        3            30 ml Asam Nitrat Pekat 

                                                        4            Air 

VI. Prosedur Kerja

1. Kedalam labu dasar datar berukuran 1L dimasukkan 8 gr fenol

2. Tambahkan 10 ml Asam Sulfat Pekat, kemudian kocok hingga timbul panas. 

3. Panaskan labu tersebut diatas penangas air selama 30 menit, kemudian labu didinginkan didalam air es. 

4. Letakkan labu datar tersebut diatas balok kayu berukuran 10 x 10 x 3 cm2 dalam lemari asam.

5. Setelah itu tambahkan 30 ml asam nitrat pekat lalu kocok untuk beberapa menit.

6. Campuran tadi di diamkan dan jangan diganggu, biasanya akan terjadi reaksi dan uap coklat akan keluar dari dalam labu 

7. Panaskan campuran dalam labu diatas penangas air selama 4,5 jam sambil diaduk-aduk.

8. Jika pemanasan telah sempurna tambahkan air 100 ml dan dinginkan labu didalam air es.

9. Saring Kristal yang terbentuk dengan corong Buncher kemudian cuci dengan air untuk menghilangkan asam-asam anorganik.

10. Kristalkan kembali asam pikrat yang terbentuk dalam 90ml campuran etanol dan air dengan perbandingan (1:2) lalu diuapkan.

11. Selanjutnya didinginkan untuk mendapatkan Kristal asam pikrat yang berwarna 

 

 

Link video :

Berikut merupakan link video yang dapat digunakan sebagai referensi agar dapat memahami tentang praktikum ini :

https://youtu.be/mVU6HoGF5Gs

 

Permasalahan :

1. Mengapa kita harus melakukan reaksi disulfonasi terlebih dahulu pada pembuatan Asam Pikrat ?

2. Reaksi pembentukan asam pikrat dari fenol tidak dapat diperoleh secara langsung dari asam nitrat dengan fenol, mengapa demikian?

3. Kenapa fenol digunakan sebagai dasar pembuatan asam pikrat?

 


Comments

  1. Baiklah saya Zulia Nur Rahma (A1C118048) akan menjawab permasalahan nomor 3.
    Menurut saya Fenol di gunakan sebagai bahan dasar pikrat dikarenakan fenol ini merupakan senyawa yang sangat reaktif terhadap reaksi substitusi elektrofilik. Dimana kita ketahui bahwa Asam pikrat merupakan produk sintesis secara elektrofilik antara asam nitrat dan fenol hingga menghasilkan 2,4,6-trinitrofenol. Asam pikrat memiliki karakteristik fisik berupa kristalin kuning dan merupakan senyawa yang sangat beracun. Reaksi substitusi elektrofilik aromatik terjadi ketika pindahnya atom hidrogen (proton) aromatik oleh suatu gugus atau spesi elektrofilik. Oleh sebab itu, asam pikrat yang didasarkan pada reaksi substitusi elektrofilik dengan penambahan fenol dan HNO3 serta H2SO4 ke dalam campurannya.
    Terimakasih 🙏

    ReplyDelete
  2. Hallo Denora, saya Khusnul Khotimah (039) akan mencoba menjawab permasalahan nomor 1. Pada reaksi sintesis asam pikrat, fenol disini harus melakukan reaksi disulfonasi terlebih dahulu sebelum direaksikan dengan HNO3. Adapun dilakukannya reaksi sulfonasi karena asam fenol sangat sensitive terhadap reaksi oksidasi jika langsng direaksikan dengan HNO3. Sehingga fenol harus melalui reaksi disulfonasi. Terimakasih :)

    ReplyDelete
  3. Wisliana (A1C118060)
    2. Reaksi pembentukan asam pikrat dari fenol itu tidak bisa didapatkan secara langsung dari asam nitrat dengan fenol. Dikarenakan fenol itu terlalu sensitive terhadap reaksi oksidasi. Untuk memperoleh hasil yang baik, maka dalam prosedurnya fenol harus terlebih dahulu di sulfonasi untuk pembentukan asam 2,4- disulfonat dan kemudian ditambahkan asam nitrat untuk reaksi campurannya.
    Terimakasih

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

JURNAL PERCOBAAN V PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II : "PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM BENZOAT DAN BENZIL ALKOHOL"

LAPORAN PERCOBAAN II PRAKTIKUM PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM OKSALAT

LAPORAN PERCOBAAN XIII PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II : "UJI LEMAK"